Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah <p><strong>Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam</strong> is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University. Published 4 (four) times annually, on March, June, September, and December. Each of the issue has articles both on conceptual article and research article. Published in Bahasa Indonesia, but English-written articles are also welcomed.</p> Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu en-US Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 2085-2487 Menjadi Muslim Afrika Selatan yang Baru, Analisis Buku On Being A Muslim Karya Farid Esack https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/358 <p>Isi dari artikel ini adalah mencakup tentang pengulangan kembali pembahasan yang sudah di bahas oleh Farid Esack di dalam bukunya <em>On Being A Muslim</em>.&nbsp; Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dalam tulisan ini merujuk pada jenis penelitian kajian pustaka (<em>Library Research</em>), dengan tujuan menjelaskan serta menceritakan kembali isi buku agar memperoleh gambaran secara umum dan singkat tentang sejarah kaum &nbsp;minoritas muslim di Afrika Selatan menurut pandangan yang ada didalam buku Farid Esack yang berjudul <em>On Being A Muslim</em>. Kesimpulannya adalah di dalam buku <em>One Being A Muslim</em>, <em>chapter</em> terakhir dengan sub tema <em>On Being A New South </em><em>African Muslim </em>adalah tentang pandangan Farid Esack terhadap kaum minoritas yang ada di Afrika Selatan yang cenderung ingin mengembalikan kembali sistem apartheid untuk kebangkitan muslim.</p> Syifa Nur Fadilah Copyright (c) 2022 Syifa Nur Fadilah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-16 2022-11-16 8 4 1130 1138 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.358 Komunikasi Antar Pribadi Ustadz Dan Santri Dalam Pembentukan Karakter Santri (Studi Pada Pondok Pesantren TMI Al-Amien Prenduan) https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/338 <p>Komunikasi merpakan kebutuhan primer bagi makhluk hidup, dengan berkomunikasi maka akan terjalin sosial yang baik, baik secara internal maunpun secara ekstenal khususnya komunikasi antarpribadi yang sangat penting dalam pembentukan karakter khususnya dalam dunia pondok pesantren yang mengedepankan nilai-nilai agama dan moral. Hal ini tentu bertujuan untuk mebentuk karakter yang baik yang berlandaskan dengan nilai-nilai agama dan moral. Berangkat dari hal ini perlu dilakukan penelitian terkait komunikasi antarpribadi yang terjadi dipondok pesantren TMI Al-Amien Prenduan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan sesuai dengan teori pendekatan komunikasi antar pribadi dan strategi komunikasi antarpribadi Miller dan Stainberg yaitu pendekatan secara analisis psikologis, sosiologis dan cultural. dengan cara melakukan observasi dan wawancara secara mendalam kemudian mendokumentasikan hasil yang ditemukan dilapangan. Hasil dari penelitian ini asatidz memiliki srtategi secara persuasif dengan mengetahui karakter santri, sehingga dengan demikian materi yang sampikan oleh para Asatidz akan lebih mudah diterima dan dicerna oleh para santri, karakter tersebut dapat dilihat dari memahami aculturasi, sosiologi,dan psikologi santri agar lebih mudah mendeteksi dari arahmana kita dapat melakukan komunikasi yang dapat diterima oleh santri tersebut.</p> Hasbul Hadi Aulia Rini Fitriatul Khasanah Syaifuddin Moh. Ali Aziz Copyright (c) 2022 Syaifuddin Syaif https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-16 2022-11-16 8 4 1139 1149 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.338 Bahan Ajar dengan Model Pembelajaran Explicit Instruction untuk Meningkatkan Hasil Belajar PAI Pada Siswa SMP di Medan https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/340 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Bahan Ajar berbentuk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan model pembelajaran Explicit Instruction yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang valid. Penelitian ini menggunakan pengembangan Research and Development (R&amp;D) model 4-D yang meliputi empat tahapan yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Namun dimodifikasi maka penelitian ini sampai 3-D yang meliputi tiga tahapan yaitu tahapan pendefenisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (Develop). Tahapan define maerupakan tahapan awal dari permasalahan. Tahapan design dilakukan perancangan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Peserta Didik dan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran serta instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi. Tahapan develop dilakukan validasi instrumen berupa angket kepada validator oleh ahli media dan guru. Hasil dari penelitian menghasilkan produk Bahan Ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII yang valid. Berdasarkan hasil dari angket validator lembar kerja peserta didik dapat di nilaidari validasi ahli media dengan rata-rata nilai 3,00 dengan kriteria “Baik” dan apabila dipersentasekan yaitu 75% dalam kategori “Layak” untuk penilaian RPP. Adapun untuk hasil penilaian pada Bahan Ajar yang berupa Lembar Kerja Peserta Didik yaitu 3,02 dengan kriteria “Baik” dan apabila dipersentasekan yaitu 75,55% dalam kategori “Layak”. Kemudia hasil penilaian dari angket peserta didik diperoleh rata-rata persentase 85,96% dengan kategori sangat positif dan dapat dibuktikan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) berkategori efektif.</p> Neliwati Havelia Ramadhani Nurdalipah Hasugian Nurhasanah Harahap Copyright (c) 2022 Neliwati, Havelia Ramadhani, Nurdalipah Hasugian, Nurhasanah Harahap https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-16 2022-11-16 8 4 1150 1163 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.340 Model Desain Pembelajaran PAI Berbasis Daring (Studi Kasus di Kelas VII MTs Nurul Wathan Banyuasin Sumatera Selatan) Tahun Ajaran 2020-2021 https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/365 <p>Rancangan pembelajaran merupakan alat yang sangat penting untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Seorang guru harus menyadari bahwa proses desain sangat penting bagi dirinya sendiri. Selain profesionalisme, guru dalam menyusun rancangan pembelajaran juga memerlukan keterampilan, pelatihan dan kesenangan bersama guru lain (terutama guru dengan mata pelajaran yang sama). Di masa pandemi Covid-19 saat ini, tentunya banyak terjadi perubahan pola pembelajaran, salah satunya berbasis online. Wajarnya, semua guru, termasuk guru PAI, harus berinovasi dalam desain pembelajaran PAI berbasis online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi desain pembelajaran model PAI berbasis online berdasarkan kurikulum yang telah ditentukan sebelumnya. Tujuan umum dalam pembelajaran dapat tercapai dan dapat meningkatkan perbaikan pembelajaran.</p> Syarifah Farida Isroani Faprilisya Heldhika Fani Copyright (c) 2022 Syarifah, Farida Isroani, Faprilisya Heldhika Fani https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-25 2022-11-25 8 4 1164 1173 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.365 Resepsi Estetika dan Fungsional dalam Amalan Surah al-Waqi’ah di Pondok Pesantren Hidayatul Insan Palangka Raya https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/363 <p>Penelitian ini membahas tentang masalah amalan pembacaan surah al-Waqi’ah di pondok pesantren Hidayatul Insan Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan tradisi pembacaan surah al-Waqi’ah serta mengetahui makna dan motivasi tradisi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat lapangan (field reseach) dengan jenis penelitian kualitatif. Untuk menemukan hasil dari penelitian penulis menggunakan metode deskriptif-analisis. Kemudian teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun pisau analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori resepsi Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi amalan Surah al-Waqi’ah di Pondok Pesantren Hidayatul Insan Palangka Raya terdapat dua model resepsi, yaitu resepsi estetik dan resepsi fungsional. Resepsi estetik terlihat pada pola pembacaan surah al-Waqi’ah dengan model pembacaan dan irama tartil. Adapun resepsi fungsional terlihat pada adanya harapan atas keberkahan Al-Qur’an, agar dapat melancarkan Rizki dan untuk mendekatkan diri kepada Allah.</p> Tuti Alawiyah Taufik Warman Nor Faridatunnisa Copyright (c) 2022 Tuti Alawiyah, Taufik Warman, Nor Faridatunnisa https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-12-02 2022-12-02 8 4 1174 1183 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.363 Peran Majelis Shalawat At-Taufiq Terhadap Pembentukan Karakter Pemuda Karang Penang Sampang https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/339 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pemuda menjadi perhatian utama dalam masyarakat di berbagai kalangan di setiap bidang.Peran pemuda dalam masyarakat sebagai pembentukan karakter yang baik, harus memiliki nilai-nilai luhur, berjiwa sosial dan membangun serta cinta tanah air. Fenomena yang berkembang di daerah Karang Penang Sampang, banyak pemuda yang sangat antusias mengikuti majelis ini, karena adanya anggota-anggota majelis ini yang keseluruhannya dari kalangan pemuda, dari ketua, vokalis shalawatnya, dan penabuh banjarinya. Dua tahun sebelum adanya majelis shalawat At-Taufiq, kondisi masyarakat yang cukup memprihantinkan. Seperti pemudanya yang suka hiburan malam, nonkrong di malam hari yang tidak jelas, minuman- inuman keras, dan lainnya. Dengan itu Gus Khoiron yang sekarang selaku Ketua Umum membentuk sebuah majelis yakni majelis shalawat At-Taufiq. Metode peneltian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif lapangan, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa perkataan lisan atau urutan kata yang tertulis dari orang-orang yang diamati dan pendekatan ini diarahkan pada latar individu secara holistis (utuh). Dalam penelitian kualitatif, penulis menjadi instrumen kunci <em>(human instrument)</em> yang berfungsi menetapkan fokus penelitian, mencari dan memilih informan sebagai sumber data, mengumpulkan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan membuat kesimpulan atas hasil temuan<em>.</em> Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepribadian seorang pemuda banyak yang berubah positif. Segala upaya yang ditempuh majelis At-Taufiq untuk membangun rohani anak-anak muda selalu dilakukan sesuai dengan melibatkan selera mereka, serta tidak dilakukan secara spontan namun bertahap. Membangun komitemen, motivasi, semangat ukhwah dan dzikir yang terus dilakukan serta bermunajat kepada Allah. Tidak hanya kerohanian, tapi juga memberikan dorongan dan dukungan pada anak-anak muda untuk memperkuat kecintaan pada Rasulullah SAW serta menjalin tali silaturrahim dengan para ulama dan habaib.</p> Humairotus Sulfa Muhammad Ainun Naim Syaifuddin Muhammad Rizky Amrullah Copyright (c) 2022 Humairotus Sulfa, Muhammad Ainun Naim, Syaifuddin, Muhammad Rizky Amrullah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-20 2022-11-20 8 4 1184 1199 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.339 Asal Usul Ilmu Kalam Persefektif Ilmuwan Timur dan Barat Analisis Karya Alexander Treiger https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/343 <p>Dalam pembahasan mengenai ilmu kalam dalam persfektif ilmuwan timur dan barat analisis dari karya alexander treiger. Hasil analisis dari sudut pandang Islam bahwa Ilmu Kalam membahas mengenai sifat ketihanan dan munculnya ilmu kalam tersebut dari adanya perbedaan penafsiran dari teologi ilmuwan timur dan barat. Sedangkan dari sudut pandang kristologis munculnya ilmu kalam berasal dari tradisi kristologis yang memandang ilmu kalam sebagai adanya perdebatan-Perdebatan di timur tengah. tujuan tulisan ini ingin mengetahui lebih dalam asal usul ilmu kalam persfektif ilmuwan timur dan barat dalam karya Alexander Treiger. metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah metode kualitatif analisis deskriptif yang mengacu pada penelitian sebelumnya. hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian ini ialah, bahwa asal usul ilmu kalam pada karya Alexander Traiger menjelaskan bahwa Teologi Islam muncul dalam lingkungan multi agama (banyak agama) yang dimana minoritas Muslim berkuasa berjuang untuk menegaskan pendapatnya sendiri secara politik maupun agama di tengaah-tengah penduduk asli timur tengah.</p> Nurul Fajri Assakinah Copyright (c) 2022 Nurul Fajri Assakinah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-16 2022-11-16 8 4 1200 1211 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.343 Evaluasi Program Literasi Al-Qur’an di SMA Negeri 6 Bulukumba (Studi Evaluasi Model Context, Input, Process, dan Product) https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/347 <p>This study aims to describe the results of the implementation of the Koran literacy program at SMA Negeri 6 Bulukumba with an evaluation study of the CIPP model, namely Context, Input, Process, and Product. This evaluative research uses a qualitative descriptive method. The results of the research show that: 1) The aim of implementing the Koran literacy program is in accordance with the needs of students and schools, and for the development of the Koran literacy program SMA Negeri 6 has collaborated with related institutions and agencies. 2) Evaluation of the input implementation of the literacy program in the form of activity schedule stages, understanding of teachers and students in program management, qualifications of TLA members, availability of infrastructure, implemented well although it has to be increased in human resources competency stage of accompanying teachers, utilization of facilities, planning of programming, rules for funding training and program development. 3) The process of implementing the Al-Qur'an literacy program, time and place has changed due to the Covid-19 pandemic, the role of program partners and school principal monitoring supervision has been very good even though it has not yet touched program development funding. 4) Product evaluation of the implementation of the Koran literacy program that was implemented showed the success of the program in terms of target and outcome compatibility, changes in students' interest in reading the Koran intensively, increasing learning outcomes in the rules of reading the Koran and student achievement in the religious field, program benefits for schools and program reporting. This program must be continued and can be applied elsewhere.</p> Rostina Ilham Muchtar Abd. Rahman Getteng Copyright (c) 2022 Rostina, Ilham Muchtar, Abd. Rahman Getteng https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-16 2022-11-16 8 4 1212 1226 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.347 Pendidikan Profetik dalam Kitab Arba’in Nawawiyah (Telaah Hadits Pertama, Kedua, dan Kesebelas) https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/348 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode Pendidikan Rasulullah SAW secara umum untuk pendidik serta untuk para peserta didik yang disimpulkan dari Hadits yang pertama, kedua, dan kesebelas didalam kitab Hadits Arba’in Nawawiyyah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang bertumpu pada kajian dan telaah teks. Hasil penelitian menunjukkan Metode pendidikan Rasulullah secara umum didalam Hadits yang pertama, kedua, dan kesebelas dalam kitab Arba’in Nawawiyah yaitu menggunakan Metode Hiwar (tanya-jawab), Metode jawāmi’ul kalim (menggunakan kalimat-kalimat yang ringkas namun memiliki makna yang luas dan mandalam), Metode tamṡil (memberikan contoh dan permisalan). Adapun Metode pendidikan Rasulullah untuk para pendidik di dalam Hadits yang pertama, kedua, dan kesebelas pada Kitab Arba’in Nawawiyah yaitu pendidik bersifat dengan akhlak yang mulia, Mendidik secara bertahap dan mengkhususkan sebagian anak didik dengan ilmu tertentu, sedangkan Metode pendidikan Rasulullah untuk para peserta didik di dalam Hadits yang pertama, kedua, dan kesebelas pada Kitab Arba’in Nawawiyah yaitu tentang beradab terhadap pendidik, bersemangat didalam belajar dan bertanya kepada pendidik.</p> Syafaat Rudin Rahmi Dewanti Abbas Baco Miro Syamsu Rijal Copyright (c) 2022 Syafaat Rudin, Rahmi Dewanti, Abbas Baco Miro, Syamsu Rijal https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-20 2022-11-20 8 4 1227 1236 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.348 Relevansi dan Signifikansi Metodologi (Buku: Ahl Al-Kitab, Makna dan Cakupannya dalam Al-Qur’an Karya Muhammad Galib M) https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/349 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ulasan dalam buku dengan judul ahl-kita&gt;b: Makna dan Cakupannya, karya dari seorang professor dalam bidang tafsir yaitu Muhammad Galib M. Rumusan masalahnya ada tiga yaitu bagaimana defenisi metodologi penelitian dan pendekatan tafsir?, bagaimana penjelasan ahl-Kita&gt;b dalam buku Muhammad Galib M?, dan bagaimana penerapan metode maudhui/tematik dalam buku ahl-Kita&gt;b karya Muhammad Galib M?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber data primernya adalah al-Qur’an al-Karim terkait ayat-ayat yang menyinggung tentang ahl-kita&gt;b. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, metode penelitian dan pendekatan tafsir adalah suatu cabang ilmu pengetahuan mengenai cara-cara dalam melaksanakan penelitian untuk menemukan, mengembangkan, menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan pendekatan dalam menafsirkan al-Qur’an, guna mencari pemecahan terhadap masalah berdasarkan fakta-fakta atau gejala-gejala terdeteksi. Kedua, metode penafsiran yang digunakan dalam buku ini adalah metode maudhu’i dan pendekatan/corak penafsiran yang digunakan adalah pendekatan historis. Ketiga, secara umum buku Ahl al-Kitab ini memang menggunakan metode maudhui sesuai dengan langkah-langkahnya tapi tentunya dalam hal penyelesaian masalahnya di bantu oleh metode lain dan dalam buku ini metode yang disandingkan yaitu dengan metode muqaran.</p> Salehuddin Mattawang Achmad Abubakar Muhsin Mahfudz Copyright (c) 2022 Salehuddin Mattawang, Achmad Abubakar, Muhsin Mahfudz https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-25 2022-11-25 8 4 1237 1248 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.349 Sifat-Sifat Pemimpin Pendidik dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Ali Imran Ayat 159 https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/344 <p>Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini membahas tentang sifat-sifat tentang apa saja yang harus ditulis oleh seorang pemimpin dalam perspektif AL-Qur’an. Hal tersebut dikarenakan seorang pemimpin dalam sebuah organisasi memiliki tanaggung jawab yang tinggi, untuk mensukseskan pada organisasi yang ia pimpin. Sehingga ia memimiliki keperibadian sesuai dengan al-Qur’an yang pernah ada Rasulullah contoh dalam semasa ia hidup, yang telah berhasil dalam mempimpin umatnya, tentu saja keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi sifat-sifat serta akhlak yang dia tampilkan kepada para umatnya. Oleh karena itu seorang pemimpin merupakan wajah dalam sebuah organisasi, jika seorang pemimpin tersebut baik, maka organisasi yang ia pimpin juga ikut baik, begitu juga dengan sebalaiknya. Maka dari itu seorang pemimpin harus memahami sifat-sifat yang harus dimiliki dalam perspektif al-Qur’an. Artikel ini ditulis untuk menguraikan pada sifat-sifat seorang pemimpin dalam perspektif al-Qur'an yang terdapat dalam surat Ali-Imran ayat 159. Dimana dalam surat tersebut dijlaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki empat sifat yang meliputi pada Lemah lembut, pemaaf dan berdoa, Memiliki kemauan yang kuat, Musyawarah, Tawakkal.</p> Hoirul Anam Supardi Copyright (c) 2022 Hoirul Anam, Supardi https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-25 2022-11-25 8 4 1249 1262 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.344 Nilai-Nilai Maqasid Syariah dalam Orientasi Dakwah di Indonesia https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/345 <p>Sungguh disayangkan, masih terdapat sebagian aktifitas dakwah di tengah masyarakat Indonesia yang menunjukan wajah dakwah ekslusif, intoleran, bahkan cenderung kontra-produktif dengan semangat nasionalisme. Merespons fenomena tersebut, pada tahun 2017, Majelis Ulama Indonesia pada menerbitkan buku pedoman dakwah yang diproyeksikan sebagai kode etik bagi para pendakwah di Indonesia. Penelitian kualitatif dalam bentuk kajian pustaka ini bertujuan untuk melakukan identifikasi terhadap keberadaan dimensi nilai-nilai m<em>qasid syariah</em> pada rumusan orientasi dakwah oleh Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-filosofis. Konsep <em>maqasid syariah </em>kontemporer yang dikonseptualisasikan oleh Jasser Auda digunakan sebagai teori analisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan terdapat dimensi nilai-nilai <em>maqasid syariah</em> dalam rumusan orientasi dakwah oleh Majelis Ulama Indonesia. Pertama, <em>n</em><em>ilai </em><em>hifz din</em> dan<em> hifz nafs</em> dalam orientasi pembentukan kepribadian umat Islam yang religus-humanis. Kedua, nilai <em>hifz waton </em>dalam orientasi pembentukan kepribadian umat Islam yang nasionalis dan pluralis. Ketiga, nilai <em>hifz ummah</em> dalam orientasi pembentukan kepribadian umat islam yang sejahtera dan harmonis. Implikasi teoritik penelitian ini membuktikan nilai <em>maqasid syariah</em> dapat menjadi landasan nilai, pendekatan maupun paradigma dakwah Islam di tengah kehidupan masyarakat multikultural. Keterbatasan penelitian ini belum mengkaji langkah konkrit oleh Majelis Ulama Indonesia dalam mengfasilitasi terwujudnya aktifitas dakwah di Indonesia agar sejalan dengan ragam orientasi dakwah yang telah dirumuskannya.</p> Agus Fatuh Widoyo Athoillah Islamy Copyright (c) 2022 Agus Fatuh Widoyo, Athoillah Islamy https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-25 2022-11-25 8 4 1263 1275 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.345 Konsep Negara Utama dan Hubungannya dengan Kebahagiaan Menurut Al-Farabi https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/346 <p>Melihat masih banyak suara keresahan masyarakat, maka penelitian ini membahas mengenai seberapa besar pengaruh pemerintahan negara dengan kebahagiaan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan yang di bawahi. Peneliti memilih seorang filosof Islam Abu Nasr Muhammad bin Muhammad ibn Tarkhan ibn Auzalagh al-Farabi yang memiliki banyak keahlian, terutama dalam konsep negara utama <em>(al-Madinah-al-Fadhilah) </em>dan berorientasikan pada kebahagiaan sempurna. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan, dan metode deskriptif analisis guna menyajikan dan menganalisa serta menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisa sumber data buku-buku primer dari karya-karya al-Farabi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep negara utama <em>(al-Madinah al-Fadhilah) </em>adalah daripada kebahagiaan social masyarakat, sebagai kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri.</p> Muhamad Fajar Pramono Riza Maulidia Copyright (c) 2022 Muhammad Fajar Pramono, Riza Maulidia https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-25 2022-11-25 8 4 1276 1291 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.346 Paradigma Islam Kosmopolitan dalam Orientasi Pendidikan Pesantren di Indonesia https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/377 <p>Penelitian kualitatif berupa studi pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimensi nilai-nilai Islam kosmopolitan dalam orientasi pendidikan Pesantren yang termaktub pada Undang-undang No.18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Penelitian normatif-filosofis ini menggunakan paradigma Islam kosmopolitan yang dirumuskan Abdurrahman Wahid. Hasil penelitian menunjukan terdapat dimensi nilai-nilai Islam kosmopolitan dalam orientasi pendidikan Pesantren yang termaktub pada Undang-undang No.18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Pertama, nilai universalisme Islam dalam orientasi pembentukan karakter santri yang religius dan humanis. Keberadaan Pesantren diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai religiusitas dan universalisme Islam agar dapat diejawantahkan oleh santri guna kemaslahatan kehidupan umat manusia secara universal. Kedua, nilai pribumisasi Islam dalam orientasi pembentukan karakter santri yang moderat, nasionalis dan pluralis. Keberadaan Pesantren diharapakan dapat membentuk karakter santri yang dapat menghargai, menghormati, dan menerima realitas kemajemukan sosial masyarakat Indonesia Ketiga, nilai subkultur dalam orientasi pembentukan karakter santri yang akademis dan berjiwa sosial. Keberadaan Pesantren diharapkan dapat bertransformasi pada kehidupan sosial masyarakat di lingkungan sekitarnya tanpa harus mengorbankan identitas dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam. Implikasi teoritik penelitian ini menunjukan bahwa kosmopolitanisme Islam dapat menjadi basis nilai, pendekatan maupun paradigma guna membangun orientasi pendidikan Islam dalam mewujdukan kemaslahatan bagi kehidupan universal. Keterbatasan penelitian ini belum mengkaji terkait bentuk seperti apa strategi kongkrit yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia dalam menanamkan ragam nilai kosmopolitanisme Islam dalam segala aktifitas lembaga pendidikan Pesantren di Indonesia. </p> Zulihi Muhammad Syukri Nawir Athoillah Islamy Copyright (c) 2022 Zulihi, Muhammad Syukri Nawir, Athoillah Islamy https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-11-28 2022-11-28 8 4 1292 1304 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.377 Profesionalisme Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran PAI pada Kawasan Wisata Alam Di SDN 1 Santong dan MI Al-Baqiyatussholihat NW Santong https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/355 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran PAI serta upaya guru dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai keislaman pada satuan pendidkan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtida`iyah yang terletak di kawasan wisata. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang akan menggambarkan dengan apa adanya tentang profesionalisme guru PAI, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk menggambarkan apa yang dipahami oleh subjek penelitian. Berdasarkan hasil temuan data di lapangan bahwa di SDN 1 Santong dan MI Al-Baqiyatussholihat NW Santong sudah melaksanakan profesionalisme guru dengan baik dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran, Kemampuan guru dalam interaksi belajar mengajar serta guru dalam melaksanakan penilaian serta tindak lanjut dari hasil evaluasi pembelajaran. Sudsah melaksanakan pengembangan profesionalisme didapatkan dengan pelatihan-pelatihan profesionalisme guru, baik yang diselenggaran oleh intansi terkait maupun lembaga yang bersangkutan.</p> Lalu Ikhwanuddin Copyright (c) 2022 Lalu Ikhwanuddin https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-12-02 2022-12-02 8 4 1305 1319 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.355 Sistem Penjaminan Mutu Internal Terhadap Mutu Pendidikan di SDN Situ Ilir I Cibungbulang Bogor https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/367 <p>Sistem penjaminan mutu internal merupakan suatu sistem yang meliputi sesuatu proses simultan yang terdiri atas komponen sistem: input, proses serta output ataupun sistem yang diawali dari tujuan pendidikan hingga hasil belajar. Selaku upaya tingkatkan mutu pendidikan pemerintah melalui departemen pendidikan dan kebudayaan menghasilkan kebijakan terkait penjaminan mutu pendidikan Permendikbud Nomor 28 tahun 2016. Upaya penjaminan mutu penidikan yang dicoba pemerintah diimplementasikan ke dalam Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP). Mutu ialah sesuatu proses penetapan serta pemenuhan standar pengelolaan secara tidak berubah- ubah serta berkepanjangan, sehingga konsumen, produsen, serta pihak lain yang berkepentingan mendapatkan kepuasan. Penelitian dilaksanakan di SDN Situ Ilir I, Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif deskritif. Sumber data penelitian ini meliputi sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data diperoleh dari hasil penyebaran angket (kuesioner), dokumentasi dan studi literatur (kepustakaan). Data yang terkumpul dianalisis dengan beberapa uji yaitu : Uji Validitas, reliabilitas, Normalitas, linearitas, korelasi, heterokadestisitas, dan uji regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa terdapat Pengaruh Sistem Penjaminan Mutu Internal terhadap Mutu Pendidikan di SDN Situ Ilir 1 Cibungbulang Bogor, berdasarkan hasil uji Regresi maka dapat diambil keputusan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable SPMI (X) berpengaruh terhadap variable Mutu pendidikan (Y) dan Berdasarkan nilai T dapat diketahui bahwa thitung sebesar 6,365 &gt; ttabel 2,160 sehingga dapat disimpulkan bahwa variable SPMI (X) berpengaruh positif terhadap variable Mutu Pendidikan (Y) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.</p> Fuad Ahmad Riva’i Syamsul Rizal Mz Dewi Septiani Nurodin Copyright (c) 2022 Fuad Ahmad Riva’i, Syamsul Rizal Mz, Dewi Septiani, Nurodin https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-12-02 2022-12-02 8 4 1320 1327 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.367 Evaluasi Program Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan Model CIPP Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/372 <p>Tujuan Evaluasi Program ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan praktik pengalaman lapangan (PPL) mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Cendekia Abditama. Evaluasi program ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process and Product). Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa 1) Pelaksanaan program (PPL) berjalan dengan lancar dan kondusif sesuai dengan kalender akademik telah ditentukan, 2) Organisasi penyelenggara PPL baik penasehat, panitia, maupun dosen pembimbing bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, 3) pelaksanaan program PPL tidak ada hambatan yang berarti, namun untuk ke depannya perlu adanya pertimbangan untuk memperpanjang waktu pelaksanaan program PPL, 4) Visi dan tujuan untuk menghasilkan sosok guru islami yang kreatif dan berkarakter telah tercermin dalam pelaksanaan program PPL 5) hasil penilaian keterampilan mengajar dinilai oleh guru pamong rata-rata 79,85 berada pada kategori B ( baik). Sedangkan hasil penilaian dari dosen pembimbing rata-rata 82,26 pada katagori A (sangat baik). Dan hasil penilaian keterampilan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) diperoleh dari guru pamong rata-rata 78,65 pada kategori B (baik). Dan hasil penilaian dari dosen pembimbing rata-rata 82,35 pada kategori A (sangat baik).</p> <p> </p> <p> </p> Juliastuti Nurul Anriani Copyright (c) 2022 Juliastuti, Nurul Anriani https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-12-02 2022-12-02 8 4 1328 1344 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.372 Inovasi Bahan Ajar Digital Tentang Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Islam https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/356 <p>Teknologi memegang peranan penting dan menentukan dalam mengarahkan dan mengawasi perubahan besar dalam peradaban manusia. Peran menentukan yang dimainkan oleh teknologi telah terjadi sejak zaman dahulu hingga sekarang. Terkait pencegahan korupsi pada tingkat anak usia sekolah, bentuk intervensi yang perlu dilakukan adalah menghadirkan media pembelajaran yang menarik bagi mereka. Saat ini bahan ajar yang dikembangkan di beberapa sekolah masih cenderung tradisional, seperti bahan ajar buku dan sebagainya. Bahkan, banyak anak usia sekolah yang kini menggunakan gadget dalam kesehariannya. Diperlukan terobosan baru melalui pembuatan bahan ajar digital berbasis aplikasi Android yang dapat digunakan oleh siswa dalam proses belajarnya. Aplikasi ini dirancang sedemikian rupa agar menarik dan mudah digunakan oleh siswa sekolah dasar maupun oleh gurunya. Aplikasi android ini berisi materi ajar pendidikan antikorupsi yang akan memberikan gambaran tentang apa itu korupsi, bagaimana bentuk-bentuk korupsi, hingga bagaimana dampak korupsi bagi masyarakat.</p> Dewi Ambarwati Muhammad Imron Ratna Fajarwati Meditama Dafis Ubaidillah Assidiq Copyright (c) 2022 Dewi Ambarwati, Muhammad Imron, Ratna Fajarwati Meditama, Dafis Ubaidillah Assidiq https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2022-12-02 2022-12-02 8 4 1345 1352 10.31943/jurnal_risalah.v8i4.356