KONSEP SUNNAH MENURUT SA’DUDDIN AL-USMANI AKAR SEJARAH DAN DINAMIKANYA

  • Ahmad Zaeni Universitas Muhammadiyah Cirebon

Abstract

Tulisan ini menyajikan konsep sunnah menurut Sa’duddin al-‘Us\ma>ni> ditinjau dari akar sejarah dan dinamikanya. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif karena yang dikaji adalah pustaka tanpa bersandar pada data numerikal. Metode analisis data yang digunakan adalah content analysis dan menggunakan pendekatan historis. Untuk menganalisis akar sejarah pemikiran Sa’duddin, penulis menggunakan teori epistemologi konsep sunnah menurut Al-Qarad}a>wi. Menurutnya, Ibn Qutaibah adalah ulama pertama yang mengkaji konsep sunnah dan mengklasifikasikannya, dilanjutkan al-Qara>fi, Ibn al-Qayyim hingga ulama kontemporer para ulama pengkaji sunnah kalangan us|}uliyi>n. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep sunnah menurut Sa’duddin berakar pada konsep sunnah menurut usuliyyin klasik hingga kontemporer dengan teori al-sunnah al-tasyri>’iyah dan al-sunnah ghair al-tasyri>’iyah, namun Sa’duddin merumuskan konsep sunnahnya dengan teori al-tas}arrufa>t al-tasyri>’iyah yang ia namakan al-sunnah al-nabawiyah dan al-tas}arrufa>t gair al-tasyri>’iyah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-10-15
How to Cite
Zaeni, Ahmad. 2019. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 5 (2, Sept), 105-24. Accessed December 11, 2019. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v6i1.112.