Merantau Culture as One of The Stratgeies in Developing Independent Character in The Environment Minangkabau Community
DOI:
https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1250Keywords:
merantau culture, independent character, Minangkabau societyAbstract
For most Indonesian people, especially the Minangkabau tribe in West Sumatra, merantau has become a way of life. This culture of wandering is very significant and important in the archipelago. So the Minangkabau people use this culture of wandering as a strategy in cultivating an independent nature. This research aims to see and find out how the culture of wandering is a strategy in developing independent character in the Minangkabau community. The method used for this study is a literature study sourced from books, journals, papers, notes or articles to collect information about the culture of merantau Minangkabau society, independent character and the culture of merantau towards the development of independent character in the Minangkabau community. The research results show that merantau symbolizes Minangkabau cross-cultural culture, where they initially come into contact with different systems and ways of life. They have to learn to adapt if they want to adapt, be accepted even though there are differences and the Minangkabau people cultivate an independent character as one way of doing this.
Downloads
References
Abubakar, K. (2014). Falsafah Pendidikan: Minangkabau, Gayo dan Budaya Merantau. Lintasgayo.Com. https://lintasgayo.com/48180/falsafah-pendidikan-minang-kabau-gayo-dan-budaya-rantau.html
Afdal, A., Zikra, Z., Sukmawati, I., Syapitri, D., & Fikri, M. (2022). Psychoeducational Intervention in Early Childhood Education: Analysis for Children with Disruptive Behavior. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 668, 2–8. http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Amir, M. S. (2011). Adat Minangkabau Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang. Jakarta: Citra Harta Prima.
Angelia, Y., & Hasan, I. (2017). Merantau Dalam Menuntut Ilmu (Studi Living Hadis Oleh Masyarakat Minangkabau). Jurnal Living Hadis, 2(1), 67. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1316
Antoni, S. (2012). Mengapa Orang Minang Mampu Bertahan Diperantauan? Sulteng.Antaranews.Com. https://sulteng.antaranews.com/berita/1183/mengapa-orang-minang-mampu-bertahan-diperantauan
Aprial, D. (2020). Tradisi merantau pada masyarakat Minangkabau dalam perspektif teori motivasi Abraham Maslow. Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 5(2), 229–240. https://doi.org/10.21154/ibriez.v5i2.99
Arifin, M. H. (2020). Efektivitas Peranan Budaya Lokal Dan Penguatan Karakter Sebagai Media Pendidikan Resolusi Konflik Pada Mata Kuliah Pancasila Dan Kewarganegaraan. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2(1), 32–37. https://doi.org/10.24198/jkrk.v2i1.27045
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Parktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Aslan, A., Setiawan, A., & Hifza, H. (2019). Peran Pendidikan dalam Merubah Karakter Masyarakat Dampak Akulturasi Budaya di Temajuk. FENOMENA, 11(1), 11–30. https://doi.org/10.21093/fj.v11i1.1713
Asmon, R. A., & Adri, Z. (2021). Motivasi Merantau pada Remaja Akhir Minangkabau. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(2), 77–83. https://doi.org/10.31604/jips.v8i2.2021.77-83
Astamal, Firman, & Rusdinal. (2021). Pembentukan Karakter Peduli Sosial pada Siswa di SMAN 3 Payakumbuh. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 79–84.
Atan, E. (2019). Morfologi Varian Minangkabau Mengungkap Jati Diri Orang Minangkabau Perantauan. Jurnal Melayu, 18(2), 118–130.
Darmayanti, N., Hanifah, H., Saputra, R. A., & Ramadhanty, G. S. (2017). Relevansi Masakan Rendang dengan Filosofi Merantau Orang Minangkabau. Metahumaniora, 7(1), 119. https://doi.org/10.24198/mh.v7i1.23335
Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ekaputra, R., & Hanandini, D. (2014). Kajian Jender terhadap Kontribusi Perantau Perempuan Suku Minangkabau bagi Keluarga di Kampung Asal (Studi Kasus Tenaga Kerja Perempuan Kepala Rumah Tangga Asal Sumatera Barat).
Elfina, Firman, & Rusdinal. (2021). Kerjasama Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa SMAN 1 Lembah Gumanti. Syntax Idea, 3(3), 531–519.
Erianjoni. (2011). Pergeseran Citra Wanita Minangkabau: Dari Konsepsi Ideal-Tradisional ke Realitas. Kafa’ah: Jurnal Ilmiah Kajian Gender, 1(1), 225–234. http://kafaah.org/index.php/kafaah/article/download/81/54
Erni, H., Defi, J., Erlangga, D., & Oswari, T. (2013). Kearifan Lokal Sosial Budaya Masyarakat Minang Pedagang Rantau du Jakarta. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil), 5, 1–7.
Fatmawati, Y., & Sano, A. (2019). Faktor-faktor Putus Sekolah di Kelurahan Teluk Kabung Utara Kota Padang. E-Journal Inovasi Pembelajaran SD, 7(2), 1–10.
Febriani, R., Waldi, A., & Mbeo, N. P. (2021). Urgensi Pendidikan Multikultural pada Masyarakat Homogen Demi Menjaga Ketahanan Negara Bangsa (Studi Kasus Video Viral Pemakaian Jilbab di SMK di Padang). Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 208–229. https://doi.org/10.22146/jkn.65419
Firdaus, D. R. S. (2020). How does Minangkabau’s Family Communication Pattern Affects Cultural Preservation and Cultural Erosion? Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(2), 104–116. https://doi.org/10.46937/18202030330
Fithri, W. (2014). Mau Kemana Minangkabau? Analisis Hermeneutika atas Perdebatan Islam dan Adat Minangkabau. Yogyakarta: Grepublishing.
Hanifah, H., Saputra, R. A., & Ramadhanty, G. S. (2017). Rendang, Merantau, dan Minangkabau. Bandung: Bitread Publishing.
Hudiyono. (2014). Membangun Karakter Siswa melalui Profesionalisme dan Gerakan Pramuka. Jakarta: Erlangga.
Hutabarat, E., & Nurchayati. (2021). Penyesuaian Diri Mahasiswa Batak yang Merantau di Surabaya. Character: Jurnal Psikologi, 8(7), 45–59.
Karolina, D., & Randy. (2021). Kebudayaan Indonesia. Jawa Tengah: Eureka Media Aksara.
Kato, T. (2005). Adat Minangkabau dan Merantau dalam Perspektif Sejarah. Jakarta: Balai Pustaka.
Maharani, A. D., & Hudo, S. (2022). Minangkabau Matrilineal Relationship In The Love For Sale 2 Film. J. Seni Media Rekam, 13(2), 108–119. https://doi.org/10.33153/capture.v13i2.3833
Malik, R. (2016). Ikatan Kekerabatan Etnis Minangkabau dalam Melestarikan Nilai Budaya Minangkabau di Perantauan sebagai Wujud Warga NKRI. Jurnal Analisa Sosiologi, 5(2), 17–27.
Marisyah, A., Firman, F., & Rusdinal, R. (2019). Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(3), 1514–1519.
Marta, S. (2014). Konstruksi Makna Budaya Merantau di Kalangan Mahasiswa Perantau. Jurnal Kajian Komunikasi, 2(1), 27–43.
Mustafid, I. Z., & Prasetyo, K. B. (2019). Nilai Kearifan Lokal dan Etos Kerja Diaspora Minangkabau di Kota Semarang. Solidarity, 8(1), 1–13.
Naim, M. (2013). Merantau Pola Mograsi Suku Minangkabau. Jakarta: RajaGranfindo Persada.
Nugraha, I. H., Karyanto, B., & Zakaria, Z. (2020). Paradigma Baru Tradisi “Antar Ajung” Pada Masyarakat Paloh, Kabupaten Sambas. IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya, 18(1), 87–103. https://doi.org/10.24090/ibda.v18i1.3354
Oktaviani, R., Safitri, D., & Herminasari, N. S. (2022). Budaya Merantau Perempuan Minangkabau (Studi Pada Pedagang Perempuan Minangkabau Di Pasar Kemiri Muka Beji Kota Depok Provinsi Jawa Barat). Jurnal Studi Budaya Nusantar, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.21776/ub.sbn.2022.006.01.01
Przepiorka, A. M. (2017). Psychological Determinants of Entrepreneurial Success and Life Satisfaction. Current Psychology: A Journal for Diverse Perspectives on Diserve Psychological Issues, 36(2), 304–315.
Putra, N. (2023). Provinsi dengan Perantau Terbanyak 2020-2022, Sumatera Barat Urutan Berapa? TribunPadang.Com. https://padang.tribunnews.com/2023/07/28/provinsi-dengan-perantau-terbanyak-2020-2022-sumatera-barat-urutan-berapa
Rahmiati, Firman, & Ahmad, R. (2021). Implementasi Pendidikan sebagai Hak Asasi Manusia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 10160–10165.
Ratnasari, & Neviyarni. (2021). Peran Guru BK (Bimbingan dan Konseling) dalam Mensukseskan Program Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4051–4056.
Rohisfi, E. (2022). Self-Esteem (Harga Diri) dalam Perspektif Budaya Minangkabau. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 3(1), 34–40.
Saifullah, & Yulika, F. (2017). Pertautan Budaya dan Sejarah Minangkabau Indonesia dan Negeri Sembilan Malaysia. Kota Padang Panjang. https://doi.org/10.22146/jf.12613
Saija, D. E. B., Titaley, E., & Angkotasan, S. (2021). Migrasi Orang Minangkabau ke Kota Ambon. KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi, 4(1), 45–61. https://doi.org/10.7454/jps.2020.20
Samawi, M., & Hariyanto. (2012). Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Santika, E. F. (2023). Deretan 10 Provinsi dengan Perantau Terbanyak 2020-2022. Databoks.Katadata.Co.Id. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/07/24/deretan-10-provinsi-dengan-perantau-terbanyak-2020-2022
Sobri, M., & Moerdiyanto. (2014). Pengaruh Kedisiplinan dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Ekonomi Madrasah Aliyah di Kecamatan Praya. Jurnal Harmoni Sosial, 1(1), 43–56.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumanti, V., Firman, & Ahmad, R. (2022). Peran Guru dalam Kebijakan Kurikulum Merdeka di Sekolah. Keguruan: Jurnal Penelitian, Pemikiran Dan Pengabdian, 10(2), 49–52.
Suradi, S. (2017). Pembentukan Karakter Siswa melalui Penerapan Disiplin Tata Tertib Sekolah. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 2(4), 522–533.
Syapitri, D., Netrawati, N., & Ardi, Z. (2023). Memanfaatkan Solution-Focused Brief Therapy dalam perawatan Kecanduan Narkoba Pada Remaja Yang Putus Sekolah: Memberdayakan Remaja dalam Pemulihan. CONSILIUM Journal : Journal Education and Counseling, 3(1), 293–301. https://doi.org/10.36841/consilium.v3i1.3372
Syukurman, Agustang, D., & Adam, A. (2020). Peluang dan Tantangan Lembaga Pendidikan Islam (Ditinjau dari Sosiologi Agama di Desa Doridungga). Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 3(1). https://doi.org/10.33627/es.v3i2.364
Wiji, B., Prasasti, D., & Anggrain, P. (2020). Nilai-Nilai Budaya Minangkabau Dalam Naskah Drama Dr. Anda Karya Wisran Hadi (Kajian Antropologi Sastra). Fon Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 16(2), 79–88. https://journal.uniku.ac.id/index.php/FON/index
Zuhdi, A., Firman, F., & Ahmad, R. (2021). The Importance of Education for Humans. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 6(1), 22–34. https://doi.org/10.23916/08742011
Zuriatina, I. (2020). Pengaruh Pembangunan Kebudayaan terhadap Pembangunan Manusia di Indonesia. TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial, 3(1), 1–17. https://doi.org/10.15575/jt.v3i1.6364
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Denia Syapitri, Firman, Mohd Nazri Abdul Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.